Biru, jatuh hati

 

Ada rasa yang berbeda tiap kakiku menjejaki pasir Pantai Pangandaran. Ada sebongkah kerinduan yang terpendam dalam palung hatiku. Sebuah rasa yang begitu cepat pergi meninggalkanku dan membuat hatiku pedih. Kini aku menikmati eloknya Pantai Pangandaran, sendirian. Tak ada lagi genggaman hangat, dan rayu canda yang menggelitik telingaku. Hal yang sudah lama tak pernah lagi aku rasakan, gejolak hasrat yang bergelora disela-sela jemari yang penuh kasih. Percuma jika aku menangis lagi hari ini, air mataku sudah kering rasanya. 3 tahun tanpamu, seseorang yang pernah aku cinta.

“Jangan cemberut begitu, kita pasti akan bertemu lagi.” Ucap kak Arya sambil memencet hidungku

“Tapi 1 tahun itu bukan waktu yang sebentar, gimana kalo aku suka sama cowok lain, hayooo.” Kataku manja

“Masa iya kamu setega itu, Sya. Ini mimpiku dan juga demi masa depan kita nanti.” Ucapnya sambil menatap mataku lekat Baca lebih lanjut

Iklan